18 March 2009

Upacara “wiwit” bentuk kesosialan antar petani

Upacara wiwit yaitu sebuah upacara atau ritual yang dilakukan oleh para petani pada saat akan menuai padi yang akan dipanen. Upacaranya yaitu dengan mengadakan selamatan dengan membuat nasi tumpeng beserta lauk pauknya. Misalnya : nasi putih yang dibuat tumpeng, ayam ingkung utuh, tempe goreng, telur rebus, ikan asin, kerupuk dan sambal kacang.

Upacara wiwit dimulai membawa nasi dan lauk pauk ke sawah yang akan dipanen. Kemudian mengumpulkan orang-orang yang ada di sekitar lokasi wiwit, lalu diajak berdoa bersama-sama untuk memohon doa restu bahwa padi dilokasi wiwit akan segera dipanen. Dan mengucapkan doa syukur kepada Allah SWT, bahwasannya telah diberi rizqi yang banyak.

Setelah doa wiwit selesai, nasi wiwit dibagi-bagikan kepada para petani yang berada ditempat tersebut dan makan bersama-sama. Sebagian dibagikan kepada masyarakat sekitar. Setelah selesai makan-makan barulah dimulai menuai padi yang dimulai oleh tokoh petani yang hadir ditempat tersebut, dan dilanjutkan kepada tenaga pemanen padi.

Upacara wiwit ini sudah ada pada masa Hindu-Budha yang memang pada awalnya untuk memperoleh kesejahteraan para Dewa. Upacara wiwit pada dasarnya diwujudkan pada pemujaan dewi padi, Dewi Sri. Sekalipun nama Sri berasal dari India, mitos itu terdapat di seluruh Nusantara sampai pulau-pulau yang sama sekali tidak tersentuh pengaruh India.

Walaupun versinya berbeda-beda, namun inti ceritanya sederhana : Sri telah dikurbankan, dan dari berbagai bagian tubuhnya keluarlah tanaman-tanaman budidaya yang utama, termasuk padi. Doa ditujukan kepada tokoh Sri yang menjelma menjadi padi.

Jikalau orang hendak menuai padi yang telah menguning, sebelumnya beberapa bulir padi dipungut dan dibentuk seperti dua orang (lambang sepasang pengantin) yang dipertemukan dan diarak pulang. Diharapkan nantinya sepasang pengantin padi akan mendatangkan panen yang baik. Petani akan mempersembahkan ikatan-ikatan padi pertama yang disimpan sampai masa penebaran benih tahun berikutnya.

Namun seiring dengan datangnya agama Islam di wilayah Nusantara dan masyarakat Jawa telah menyakini bahwa Islam menjadi agama mereka, maka upacara wiwit tersebut berubah dan menyesuaikan dengan agama Islam. Baik dalam pelaksanaan ritualnya maupun proses dalam pelaksanaannya seperti yang terjadi di dusun Candran yang telah dijelaskan diatas.

Perbedaan yang paling mencolok yaitu pada doanya, jika pada masa Hindu-Budha doa ditujukan kepada tokoh Sri atau Dewi Sri, maka setelah Islam menjadi agama masyarakat Jawa, doa tersebut berubah menjadi doa syukur kepada Allah SWT. Dan ditambah juga dengan membagi-bagikan nasi wiwit yang diberikan kepada para petani lainnya, yang itu merupakan bentuk rasa kesosialan antar petani dan sebagai bentuk syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan rizqi berlimpah.

Namun dengan berubahnya pelaksanaan wiwit pada masa Hindu-Budha dibanding dengan setelah Islam masuk ke wilayah Nusantara, tujuan wiwit itu tetap sama, yaitu agar mendapatkan hasil panen yang baik dan banyak. Oleh karena itu upacara ritual wiwit tetap berlangsung sampai saat ini di masyarakat Jawa khususnya.


8 Komentar:

bunda azka said...

upaca wiwit nih semacam syukurannya para petani ya..

che_3z said...

@bunda azka : yap betul bunda, jadi setiap mau penen besar2an ritual ini selalu dilaksanakan..:)

Comel said...

blogwalking nih

suzhu said...

upacara wiwit?!! br denger tuw..aq punya temen namanya wiwit.

mesin absen, sidik jari, access control, keylock said...

budaya kita ga ad matinya yah..

Inuel ^^ said...

masak suzhu baru debger,,berhubung aku orang Udik,jadi wiwit thu dah biasa bgd di telinga aku,,hehehhehehe,,
temenku juga banyak yng nmnya wiwit,,hehhee

nath said...

Ehmmm... baru tau aku..hehe...

beemountain said...

acaranya pasti seru ya..petani punya hajat juga nih...

Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas untuk komentar :

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Name/Url : Gunakan ini untuk Nama. Url tak diisi gak apa2

 

Personal TopOfBlogs Personal Business Directory - BTS Local Blogger Indonesia Candran
Business Blog SEO
Cah Bagoes
Blogger Indonesia
Blog Detik
Google
Ali Ridla Candra Saputra
Copyright © 2008-2012 | De-kill | Blogger Indonesia | Privacy Policy