Penghasilan Obama Capai Rp 28,5 M
Pajak tidak pandang bulu, siapa pun harus membayarnya, tak terkecuali bagi Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan wakilnya Joe Biden.
Obama dan Biden telah mengembalikan formulir pajak penghasilan nomor 1040 mereka lebih cepat dari tenggat Rabu (15/4) yang ditetapkan bagi seluruh warga AS. Dan begitu formulir mereka dikembalikan, perburuan publik atas dokumen itu menjadi santer, hanya sekedar ingin tahu berapa pajak yang telah dibayarkan Obama dan wakilnya itu pada 2008.
Dari formulir itu diketahui jumlah penghasilan Obama yang fantastis untuk ukuran politisi. Pemasukan kotor (adjusted gross income) sang presiden tahun lalu menembus angka USD 2.656.902 atau sekitar Rp 28,2 miliar. Dari penghasilannya itu Obama harus menyetor pajak penghasilan sebesar USD 855.323 atau sekitar Rp 9,1 miliar.
Jumlah ini menimbulkan sorotan tersendiri bagi publik AS. Pasalnya angka ini tergolong super besar. Bahkan dibanding wapres Joe Biden, penghasilan Obama ini ternyata sepuluh kali lipatnya. Sang wakil presiden melaporkan penghasilannya tahun lalu hanya sebesar USD 269.356 atau Rp 2,98 miliar.
Lalu, dari mana Obama bisa mendapatkan penghasilan sebesar itu? Sejak kapan ada politisi yang jujur bisa menghasilkan jutaan dolar setahun? Yang perlu diketahui, Obama adalah juga penulis buku best-seller. Royalti dua buku Obama yakni otobiografi berjudul Dreams from My Father dan The Audacity of Hope menjadi penyumbang terbesar untuk penghasilan Obama.
Ini tidak mengherankan karena otobiografi itu menjadi buku laris selama 142 pekan pada daftar buku best seller di Harian New York Times. Bahkan manifesto politiknya berjudul The Audacity of Hope telah bertengger dalam daftar yang sama selama 67 pekan. Namun sayangnya, menurut Fox News, pendapatan Obama dari tahun 2008 ini justru sejatinya menurun dibanding 2007 yang meraup sebanyak USD 4,2 juta.
Meski tidak sebesar Obama, penghasilan mantan senator dari Delaware Joe Biden juga didukung oleh satu memoir yang dibuatnya pada 2008 berjudul Promises to Keep. Dalam laporan pajak itu diketahui Biden memberikan sumbangan sosial sebesar USD 1.885 pada 2008. Namun Gedung Putih juga melaporkan Biden juga memberi sumbangan tambahan untuk gereja, yang tidak dimasukkan dalam formulir pelaporan tersebut.
Namun untuk tahun ini, sejak dilantik sebagai presiden negara super power itu pada 20 Januari, gaji Barack Obama, hanya USD 400 ribu per tahun. Angka ini setara dengan Rp 4,4 miliar. Dan jika dihitung per bulan sebesar Rp 366 juta.
Di luar itu, Obama mendapat tunjangan operasional 50 ribu dollar AS (sekitar Rp 550 juta), tunjangan perjalanan tak dikenai pajak 100 ribu dollar AS (sekitar Rp 1,1 miliar), dan tunjangan hiburan 19 ribu dollar AS (sekitar Rp 209 juta). Total penghasilan Obama sebesar 569 ribu dollar AS atau sekitar Rp 6,259 miliar per tahun atau Rp 521 juta per bulan.
Source : www.surabayapost.co.id
Obama dan Biden telah mengembalikan formulir pajak penghasilan nomor 1040 mereka lebih cepat dari tenggat Rabu (15/4) yang ditetapkan bagi seluruh warga AS. Dan begitu formulir mereka dikembalikan, perburuan publik atas dokumen itu menjadi santer, hanya sekedar ingin tahu berapa pajak yang telah dibayarkan Obama dan wakilnya itu pada 2008.
Dari formulir itu diketahui jumlah penghasilan Obama yang fantastis untuk ukuran politisi. Pemasukan kotor (adjusted gross income) sang presiden tahun lalu menembus angka USD 2.656.902 atau sekitar Rp 28,2 miliar. Dari penghasilannya itu Obama harus menyetor pajak penghasilan sebesar USD 855.323 atau sekitar Rp 9,1 miliar.
Jumlah ini menimbulkan sorotan tersendiri bagi publik AS. Pasalnya angka ini tergolong super besar. Bahkan dibanding wapres Joe Biden, penghasilan Obama ini ternyata sepuluh kali lipatnya. Sang wakil presiden melaporkan penghasilannya tahun lalu hanya sebesar USD 269.356 atau Rp 2,98 miliar.
Lalu, dari mana Obama bisa mendapatkan penghasilan sebesar itu? Sejak kapan ada politisi yang jujur bisa menghasilkan jutaan dolar setahun? Yang perlu diketahui, Obama adalah juga penulis buku best-seller. Royalti dua buku Obama yakni otobiografi berjudul Dreams from My Father dan The Audacity of Hope menjadi penyumbang terbesar untuk penghasilan Obama.
Ini tidak mengherankan karena otobiografi itu menjadi buku laris selama 142 pekan pada daftar buku best seller di Harian New York Times. Bahkan manifesto politiknya berjudul The Audacity of Hope telah bertengger dalam daftar yang sama selama 67 pekan. Namun sayangnya, menurut Fox News, pendapatan Obama dari tahun 2008 ini justru sejatinya menurun dibanding 2007 yang meraup sebanyak USD 4,2 juta.
Meski tidak sebesar Obama, penghasilan mantan senator dari Delaware Joe Biden juga didukung oleh satu memoir yang dibuatnya pada 2008 berjudul Promises to Keep. Dalam laporan pajak itu diketahui Biden memberikan sumbangan sosial sebesar USD 1.885 pada 2008. Namun Gedung Putih juga melaporkan Biden juga memberi sumbangan tambahan untuk gereja, yang tidak dimasukkan dalam formulir pelaporan tersebut.
Namun untuk tahun ini, sejak dilantik sebagai presiden negara super power itu pada 20 Januari, gaji Barack Obama, hanya USD 400 ribu per tahun. Angka ini setara dengan Rp 4,4 miliar. Dan jika dihitung per bulan sebesar Rp 366 juta.
Di luar itu, Obama mendapat tunjangan operasional 50 ribu dollar AS (sekitar Rp 550 juta), tunjangan perjalanan tak dikenai pajak 100 ribu dollar AS (sekitar Rp 1,1 miliar), dan tunjangan hiburan 19 ribu dollar AS (sekitar Rp 209 juta). Total penghasilan Obama sebesar 569 ribu dollar AS atau sekitar Rp 6,259 miliar per tahun atau Rp 521 juta per bulan.
Source : www.surabayapost.co.id





Post a Comment
Informasi Pilihan Identitas untuk komentar :
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Name/Url : Gunakan ini untuk Nama. Url tak diisi gak apa2