16 April 2009

Sosiologi Dimensi Stratifikasi Sosial

Ada banyak dimensi yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan stratifikasi sosial yang ada dalam suatu kelompok sosial atau komunitas (Svalastoga, 1989), misalnya: dimensi pemilikan kekayaan (diteorikan Koentjaraningrat), sehingga ada strata wong sugih dan wong cilik. Awalnya, di-mensi ini digunakan untuk melakukan identifikasi pada masyarakat Jawa, maka yang disebut pemilikan kekayaan akan ter-fokus pada simbol-simbol ekonomi yang lazim dihargai masyarakat Jawa. Misalnya, pemilikan tanah (rumah, pekarangan atau sawah).

Dimensi distribusi sumber daya diteorikan oleh Gerhard Lensky, di mana ada strata tuan tanah, strata petani bebas, strata pedagang, strata pegawai, strata petani, strata pengrajin, strata penganggur-an, dan strata pengemis. Dimensi ini pada awalnya diberlakukan pada masyarakat pra-industri di mana sistem stratifikasi sosialnya belum sekompleks masyarakat industri.

Ada tujuh dimensi stratifikasi sosial (diteorikan Bernard Baber), yaitu: occupational prestige, authority and power ranking, income or wealth, educational and knowledge, religious and ritual purity, kinship, ethnis group, and local community. Ketujuh dimensi ini, baik secara terpisah maupun bersama-sama, akan bisa membantu dalam mendeskripsikan bagaimana susunan stratifikasi sosial suatu kelompok sosial (komunitas) dan faktor yang menjadi dasar terbentuknya stratifikasi sosial tersebut.

Samuel Huntington mengemukakan bahwa ada dimensi modernisasi untuk menjelaskan stratifikasi sosial, yaitu: strata sosial (baru) yang mampu merealisasi aspirasinya ( the new have) dan strata sosial yang tidak mampu merealisasi aspirasinya atau mereka kalah dalam memperebutkan posisi strata dalam komunitasnya (the looser). Dimensi ini lebih terfokus pada stratifikasi sosial yang pembentukannya didasarkan pada berbagai simbol gaya hidup. Teorisasi Huntington ini dalam beberapa hal berhimpitan dengan teori Leisure Class-nya dari Thorstein Veblen (Beteille, 1977).


5 Komentar:

bayu nugroho said...

mas saya pusing bacanya.... bedanya ama kasta? sama yah?

cebong ipiet said...

ck ck ck inget masa muda dolo pas pelajaran sosiologi

che_3z said...

@Bayu: yoi..kurang lebihnya sama dgn kasta..
@Cebong: Oww dah tua tah..hhahaha

Anonymous said...

mas tolong tampilin stratifikasi & diferensiasi suku batak donk...

ACHMAD BURHANUDDIN said...

mass numpang copy

Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas untuk komentar :

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Name/Url : Gunakan ini untuk Nama. Url tak diisi gak apa2

 

Personal TopOfBlogs Personal Business Directory - BTS Local Blogger Indonesia Candran
Business Blog SEO
Cah Bagoes
Blogger Indonesia
Blog Detik
Google
Ali Ridla Candra Saputra
Copyright © 2008-2012 | De-kill | Blogger Indonesia | Privacy Policy