23 February 2010

Sejarah Candi Borobudur | Berbagai Versi

Sejarah Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Ankor Wat di Kamboja dan termasuk dalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Ada beberapa versi mengenai asal usul nama candi ini. Versi pertama mengatakan bahwa nama Borobudur berasal dari bahasa Sanskerta yaitu “bara” yang berarti “kompleks candi atau biara” dan “beduhur” yang berarti “tinggi/di atas”.

Versi kedua mengatakan bahwa nama Sejarah Candi Borobudur kemungkinan berasal dari kata “sambharabudhara” yang berarti “gunung yang lerengnya berteras-teras”. Versi ketiga yang ditafsirkan oleh Prof. Dr. Poerbotjoroko menerangkan bahwa kata Borobudur berasal dari kata “bhoro” yang berarti “biara” atau “asrama” dan “budur” yang berarti “di atas”.

Pendapat Poerbotjoroko ini dikuatkan oleh Prof. Dr. W.F. Stutterheim yang berpendapat bahwa Bodorbudur berarti “biara di atas sebuah bukit”. Sedangkan, versi lainnya lagi yang dikemukakan oleh Prof. J.G. de Casparis berdasarkan prasati Karang Tengah, menyebutkan bahwa Borobudur berasal dari kata “bhumisambharabudhara” yang berarti “tempat pemujaan bagi arwah nenek moyang”.

Masih berdasarkan prasasti Karang Tengah dan ditambah dengan prasasti Kahuluan, J.G. de Casparis dalam disertasinya tahun 1950 mengatakan bahwa Sejarah Candi Borobudur diperkirakan didirikan oleh Raja Samaratungga dari wangsa Sayilendra sekitar tahun Sangkala rasa sagara kstidhara atau tahun Caka 746 (824 Masehi) dan baru dapat diselesaikan oleh puterinya yang bernama Dyah Ayu Pramodhawardhani pada sekitar tahun 847 Masehi. Pembuatan candi ini menurut prasasti Klurak (784 M) dibantu oleh seorang guru dari Ghandadwipa (Bengalore) bernama Kumaragacya dan seorang pangeran dari Kashmir yang bernama Visvawarma.
Source de-kill: lagulamaku.blogspot.com/2009/05/candi-borobudur-magelang-jawa-tengah.html


3 Komentar:

DUNIA POLAR said...

uda 2 kali aku ksitu tapi nggak tau sejarahnya, nice info nih :)

bc-omu said...

bagaimanapun verinya, apapun pendapat mereka, kita sebagai penerus wajib melestarikannya, jangan sampai warisan budaya ini rusak ditangan orang2 yg tdk bertanggung jawab....

depot-pulsa-listrik-pln said...

trims. sejarah indonesia hrsny kita wajib tau.

Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas untuk komentar :

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Name/Url : Gunakan ini untuk Nama. Url tak diisi gak apa2

 

Personal TopOfBlogs Personal Business Directory - BTS Local Blogger Indonesia Candran
Business Blog SEO
Cah Bagoes
Blogger Indonesia
Blog Detik
Google
Ali Ridla Candra Saputra
Copyright © 2008-2012 | De-kill | Blogger Indonesia | Privacy Policy